Sebuah motor listrik mengalami insiden kebakaran saat terparkir di kawasan Grand Wisata, Tambun Selatan. Peristiwa tersebut menarik perhatian warga setelah asap tebal terlihat mengepul dari bagian kendaraan. Situasi semakin menjadi perhatian karena pemilik motor sempat berupaya mematikan sistem kendaraan melalui aplikasi di telepon genggam sebelum akhirnya mendapat bantuan dari warga sekitar.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat asap keluar dari bagian motor listrik yang sedang terparkir. Pemilik kendaraan tampak berada di dekat motornya sambil memegang telepon genggam. Ia diduga mencoba menonaktifkan sistem kendaraan melalui aplikasi yang terhubung dengan motor tersebut.
Namun, upaya tersebut tidak serta-merta menghentikan insiden yang terjadi. Seorang warga kemudian terlihat membantu menangani situasi dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Api yang muncul di bagian kendaraan berusaha dipadamkan agar tidak semakin membesar dan merambat ke area sekitarnya.
Kejadian ini menjadi perhatian karena kendaraan listrik memiliki sistem baterai yang berbeda dari kendaraan berbahan bakar konvensional. Apabila terjadi gangguan atau kerusakan pada baterai, penanganannya membutuhkan kehati-hatian dan prosedur yang sesuai. Mematikan kendaraan melalui aplikasi juga belum tentu dapat menghentikan proses kebakaran apabila sumber masalah berasal dari baterai atau komponen kelistrikan.
Insiden tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya ketersediaan alat pemadam kebakaran di area parkir, terutama di kawasan yang memiliki banyak kendaraan listrik. Respons cepat dari orang-orang di sekitar lokasi dapat membantu mengurangi risiko, meskipun penanganan kebakaran baterai tetap memerlukan prosedur khusus dan petugas yang memiliki kompetensi.
Pengguna kendaraan listrik juga perlu memahami langkah penanganan darurat sesuai petunjuk produsen. Jika muncul asap, panas tidak wajar, atau tanda-tanda kebakaran, keselamatan harus menjadi prioritas. Pengguna dan orang di sekitar sebaiknya menjauh dari kendaraan serta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Hingga kini, penyebab pasti insiden tersebut belum diketahui. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi baterai, kerusakan kendaraan, maupun apakah terdapat korban dalam kejadian itu. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah kebakaran dipicu oleh gangguan baterai, korsleting, atau faktor lainnya.
Peristiwa di Grand Wisata ini kembali menjadi pengingat bahwa perkembangan penggunaan kendaraan listrik perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai keselamatan, perawatan, dan penanganan keadaan darurat.



